Wisata Orangutan| Taman Nasional Tanjung Puting| Camp leakey|

Rabu, 05 November 2014

Potensi Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting

1.              Potensi Flora dan Fauna
Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropika dataran rendah, didalamnya terdapat 7 (tujuh) tipe vegetasi yaitu Hutan Bakau (Mangrove), Nipah, Hutan Rawa, Hutan Gambut Rawa, Hutan Ilalang, Kerangas dan hutan Dipterocarpus Tanah Kering. Dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting terdapat berbagai jenis Tumbuhan yang berkasiat sebagai obat tradisional yang digunakan oleh penduduk di sekitar kawasan, diantaranya pasak bumi, jenis tumbuhan lain yang banyak di cari penduduk sekitar secara turun temurun guna memenuhi penghidupannya, baik dari hasil buah/biji, getah atau kulit kayu batangnya atau bagian lainnya seperti tengkawang, jelutung, getah merah, gembor, rotan dan lain-lain.
Jenis-jenis tumbuhan lain yang sudah banyak di kenal di antaranya ulin/pohon kayu besi, ramin, meranti, pulai, nyatoh, lanan, merang, ketiau, keranji dan lain-lain.
Potensi fauna yang terdapat di Taman Nasional Tanjung Puting sangat banyak variasinya, terdapat lebih dari 38 jenis mamalia, lebih dari 16 jenis reptilia, terdapat 9 jenis primata, lebih dari 200 jenis aves (burung), serta beberapa jenis ikan. Jenis primata yang sangat terkenal adalah orangutan, sedang jenis primata lain diantaranya bekantan, monyet, lutung, owa-owa, kukang dan lain-lain.
Jenis-jenis reptilia penting yang menghuni hampir di semua sungai yang ada adalah buaya senyulong dan buaya muara jenis yang lain di antaranya biawak, ular phyton. Ular cobra, kura-kura dan lain-lain. Jenis-jenis burung yang mudah ditemukan diantaranya Rangkong, Raja udang, Elang Ikan, Alap-alap, Pecuk Ular, Kuntul dan lain – lain.

2.              Potensi Wisata
Salah satu fungsi dari Taman Nasional Tanjung Puting adalah sebagai tempat untuk melakukan kegiatan pariwisata dan rekreasi dalam arti wisata alam (ecoturism). Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting sebagai kawasan konservasi yang merupakan keterwakilan ekosistem hutan hujan tropika dataran rendah di Kalimantan, yang kaya akan jenis-jenis flora dan faunanya, terlebih jenis fauna khas seperti orangutan juga bekantan serta jenis satwa yang lainnya menjadikan Taman Nasional Tanjung Puting sebagai tempat yang sangat menarik dari sisi kepariwisataan.
Dalam era globalisasi ini, dimana manusia baik ditingkat local, regional maupun internasional terdapat kecendrungan untuk kembali ke alam (back to nature); maka Taman Nasional Tanjung Puting sebagai kawasan yang masih alami dengan berbagai potensi flora dan faunanya merupakan tempat yang tepat dan sangat besar peluangnya menampung kebutuhan tersebut.
Dengan keberadaan orangutan di dalam Taman Nasional Tanjung Puting, baik di alam bebas maupun di tempat rehabilitasi, dimana satwa ini merupakan satwa langka dan unik, telah menjadikan satwa ini sebagai daya tarik wisata utama di Taman Nasional Tanjung Puting. Selain melihat orangutan, wisatawan juga dapat memperhatikan tingkah laku dan kehidupannya baik yang masih setengah jinak (dari dekat) maupun yang masih betul – betul liar.
Potensi lain yang menarik seperti menyusuri sungai-sungai yang masih asri dan alami dengan satwa-satwa liar di pepohonan seperti bekantan, lutung, monyet atau sekali-kali burung-burung rangkong, elang, raja udang yang terbang di sekitar.

2 komentar: